News

Iklan

Pemkab Soppeng Hadiri Temu Lapang Uji Terap Budidaya Padi Modern Sistem Arkansas

Hasanuddin
Rabu, 28 Januari 2026, Januari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T10:32:46Z



Soppeng, Berita-kontrol.id - Pemerintah Kabupaten Soppeng menghadiri kegiatan Temu Lapang Uji Terap Budidaya Padi Pertanian Modern Sistem Arkansas yang digelar di Lajaroko, Kelurahan Manorang Salo, Kecamatan Marioriawa, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan benih diseminasi padi sebanyak 8.550 kilogram dari Badan Riset dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Sulawesi Selatan kepada tiga kelompok tani, yakni Kelompok Tani Sipurio, Tonrong Lapokko, dan Seppae.

Selain itu, dilakukan pula panen perdana menggunakan mesin combine harvester bersama BRMP dan Kelompok Tani Karunia, sebagai bagian dari penerapan teknologi pertanian modern di Kabupaten Soppeng.

Kepala Pusat Perakitan Pangan Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung terwujudnya kawasan mandiri benih padi di Kabupaten Soppeng.

“Panen perdana ini merupakan bagian dari program modernisasi pertanian yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi pertanian modern,” ujarnya.

Ia menegaskan, modernisasi pertanian menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian saat ini, seperti berkurangnya tenaga kerja pertanian, meningkatnya biaya produksi, perubahan iklim, serta tuntutan peningkatan daya saing.

“Pertanian modern menjadi kunci untuk memastikan sektor pertanian tetap menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Lebih lanjut, Haris mengungkapkan bahwa kebutuhan pangan nasional terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar tiga juta bayi lahir setiap tahun di Indonesia, yang seluruhnya membutuhkan pasokan pangan dari sektor pertanian.

“Program pertanian modern ini sejalan dengan kebijakan strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Produksi beras nasional pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 34,7–34,8 juta ton, meningkat sekitar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan luas panen mencapai 11,3 juta hektare,” jelasnya.

Khusus di Sulawesi Selatan, produksi padi dalam bentuk gabah kering giling pada tahun 2025 tercatat mencapai 5,4 juta ton, atau meningkat 12,05 persen dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini turut mendorong produksi beras untuk konsumsi penduduk yang diperkirakan mencapai 3,1 juta ton.

Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, mengatakan bahwa secara geografis Kabupaten Soppeng memang memiliki potensi besar di sektor pertanian. Oleh karena itu, pengembangan sektor tersebut perlu terus didorong melalui inovasi dan penerapan teknologi modern.

“Penerapan sistem Arkansas diawali dengan pembentukan Brigade Pangan sebagai wadah penguatan kapasitas petani dalam mengadopsi teknologi pertanian modern. Sebagai uji coba, tentu masih terdapat kekurangan, namun ini menjadi pembelajaran penting untuk penyempurnaan ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan modernisasi pertanian tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Wabup Soppeng berharap dukungan serta pendampingan dari BRMP dan Kementerian Pertanian dapat terus berlanjut guna memperkuat pengembangan pertanian modern yang berkelanjutan di Kabupaten Soppeng, sejalan dengan visi pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan kedaulatan nasional.

(HS)

Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Soppeng Hadiri Temu Lapang Uji Terap Budidaya Padi Modern Sistem Arkansas
  • 0

Topik Populer

Iklan